Selamat datang dalam rasa dan pikiran

Jangan pernah membuang satu pun rasa atau pikiran yang ada!

Saturday, April 10, 2010

Edelwish cinta satu kecupan

Panggil saja Edelwish. Tak sebanding dengan mawarmawar berwarna. Warnaku putih, tak bercorak. Aku hanya segenggam. Sungguh sulit cinta memetiknya, bukan pertangkai. Edelwish tak punya keindahan dipandang banyak mata, tak punya keharuman dicium udara pagi. Edelwish sederhana, yang mengeluarkan keindahan bagi yang mengenggamnya dan harum bagi kecupan sederhana ditengah kelopak. Edelwish tak mengenal seorang pun namun ia memiliki pemiliknya sendiri. Yang Edelwish damba hanya cinta itu sendiri diatas satu kecupan dan membekas kelopak sederhana.

Edelwish layu takkan perlihatkan uap air yang menetes. Dia akan memperlihatkan dimana kesederhanaan itu akan menjadi sorot indah dalam cinta. Edelwish hanya ingin cinta itu sendiri, lemah berarti, kuat dirasa, menjadikan satu doa dalam harapan.--


Kejujuran Edelwish ibarat aku

No comments:

Post a Comment