Benar, ini "rumah"ku
Datang dan mengetuk
Kau membutuhkan sesuatu?
Ataukah kau adalah sesuatu yang dikirimkan Dia, setelahku meminta?
Jangan diam!
Bicaralah..
Aku takkan mengetahui apaapa
Sebelum kau mengabjad satu per satu kata ke kalimat yang bermakna.
Yasudah,
Apakah kau ingin masuk dan berkunjung?
Tapi maaf,
"Rumah" ini reyot, tak berbentuk, tak mempunyai nilai nominalnya
Jadi kau harus memahaminya
Bahwa "rumah" ini kan kau perindah sesudah kakimu melangkah
Aku membuka "rumah" ku untuk siapa saja berupa doa
"Rumah" adalah umpama, 2010.
Friday, December 17, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment