Berpangku dalam ribuan butir pasir. Saat ini malam tanpa cahaya yang menemani hanya bintang yang terbentuk.
Angin memainkan hembusannya. Ombak pun memainkan desahannya. Lalu bersama kamu mengetarkan hati di depan perapian mendekap jiwa.
Genggaman atau sentuhankah yang membekukan ke dua bibir kita sampai kata tak berucap? Lalu, bersama kamu bagaimana mengusir kerinduan? Dengan cinta apa dosakah yang akan memasung ke dua hembusan nafas?
Kekasih marilah malam ini mainkan cinta di depan perapian diiringi oleh angin serta hembusanya dan ombak serta desahanya sampai kerinduan ini lenyap.
Dini Afiani Iskandar
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment