Jutaan jiwa, biarkan aku terdiam
Jutaan jiwa, biarkan aku kecewa
Puaskanlah sosok itu melukaiku...
Jutaan jiwa, biarkan aku terluka
Jutaan jiwa, biarkan aku menangis
Puaskanlah sosok itu bahagia di kehidupanku...
Aku mengilhami keinginanmu dengan tangis yang kau tinggalkan
Aku mengilhami keinginanmu dengan ribuan helai kelopak yang diam ketika ku ajak berbicara
Datang kehadapanku kau ketuk ribuan gerbang yang kau pilih
Pergi menjauh kau hilang tanpa sedikit sinar yang dapat dijadikan kekuatanku
Inginku..
Kau bertanya, "Apa yang ada dan selalu menguasai kehidupanmu?"
inginku..
Menjawab, "Semua yang mendasarimu"
Andai..
Kau bertanya, "Apa makna di dalamnya?"
Andai...
Kulengkapi "Yaitu seni indah yang tuhan berikan dalam bentuk kesempurnaanmu, detik yang kau ajak berlari mendampingi tingkahmu dan, kejujuran yang mendasari sikap dan hatimu"
hhmm.. Sadarkan aku...
Semua ini hanya egoku untuk biarkanmu hidup dengan sosok tanpa keindahan
semua ini hanya egoku untuk biarkanmu hidup dengan sosok kesederhanaan
Tuhan...
Turunkan hujan lebat yang dapat menyadarkan aku, serta memberikanku kekuatan atas liku yang kau ciptakan...
Redahkan egoku dengan kenyataan yang ada bahwa kemunafikanku biarkan dia bahagia tanpa diriku...
Saturday, January 2, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment